Alam Ajsam Atau Alam Jasmani Dalam Martabat Tujuh

Home  >>  Kejawen  >>  Alam Ajsam Atau Alam Jasmani Dalam Martabat Tujuh

Alam Ajsam Atau Alam Jasmani Dalam Martabat Tujuh

On , Posted by , in Kejawen, tags , , , , , With Comments Off on Alam Ajsam Atau Alam Jasmani Dalam Martabat Tujuh

Alam Ajsam atau alam jasmani adalah alam dimana berada segala tubuh, rupa tubuh, insan, dan rupa kalbu serta roh manusia. Alam ini juga disebut sebagai bagian dari al-Tanazzulat Lil’i- Dhat (peninggalan bagi zat), Alam al-Mahsus (alam rasa), Akhir al-Tanazzulat li’l Dhat (akhir peninggalan bagi zat), Alam al-Sufliyyah (alam dunia), al-Anam (manusia), al-Ajsam (jasmani), al-Shahadah (nyata), al-khalq (manusia).

Di dalam terjemahan Suluk Sujinah, ajaran martabat tujuh yang keenam ini dapat dilihat pada nukilan berikut:

Alam Acesan wujudnya itu dipenuhi badan halus semuanya. Tidak ada batasnya, karena Itu dasar sifatnya. Memang begitu kenyataannya yang disebut jisim nama wujud. Alam ini masih dalam keadaan gaib. Belum lahir wujudnya. Dan, setelah lahir disebut dengan Insan Kamil. Itulah namanya Rasul Allah.

Sementara itu, di dalam terjemahan Serat Wirid Hidayat Jati disuratkan sebagai berikut:

Dharah artinya permata. Tersebut dalam hadits mempunyai sinar beraneka warna, kesemuanya ditempati malaikat. Itulah hakikat budi, yang diakui sebagai perhiasan Dzat. Dan, merupakan pintu atma. Dharah menjadi tempatnya alam Ajsam.

Dalam Suluk Sujinah, alam Acesan adalah tajjaLi Allah yang keenam. Alam Acesan, di dalam martabat tujuh, dipersamakan dengan ajaran alam Ajsam. Alam ini adalah tajjali dari alam Mitsal. Wujud alam Acesan berbentuk segi empat yang dihuni oleh jasmani dalam bentuk hal usalam ini teramat luas, sehingga tidak diketahui di mana batas-batasnya.

Yang mengetahui luas serta batas-batasnya hanyalah Allah Yang Maha Mengetahui. Meski wujudnya dalam keadaan gaib, tetapi alam ini sudah menampakkan bentuk lahir yang ketiga, yaitu wujud yang sudah dapat diindra. Sebab, dasar sifatnya adalah jisim atau tubuh dalam bentuk wadag.

Baca Juga: Alam Mitsal Atau Alam Wujud Martabat Tujuh

Sedangkan, Serat Suluk Hidayat Jati menyebutkan bahwa tajjali Allah yang ke enam disebut dengan Dharah, yang memiliki arti permata. Diceritakan bahwa permata tersebut mengeluarkan cahaya atau sinar yang beraneka warna, di mana setiap warnanya ditempati oleh malaikat yang menjaga pancaran dari sinar tersebut. Dan, disebutkan juga bila hakikat dari Dharah adalah budi, di mana budi dijadikan sebagai perhiasan zat.

Demikian Info dari saya, semoga dengan mengetahui Alam Ajsam yang merupakan tingkatan ke enam dalam martabat tujuh, Anda akan mendapatkan info yang bermanfaat. Insya Allah.

share di sini Ya...
Comments are closed.
WhatsApp chat